“KINI YANG TERSISA HANYA KEKUATAN KATA”

Inspirasi dari Film De Gaulle (2020)

Denny JA

Di ruangan itu, mereka hanya berdua saja. Berhadapan, duduk, dipisahkan meja. Winston Churchill dan Charles de Gaulle.

Namun percakapan saat itu mengubah sejarah Eropa. Juga sejarah dunia.

Perancis di tahun 1940 baru saja mengumumkan hal penting. Mereka menyatakan diri menyerah kepada Hitler. Tak lagi ingin melawan Nazisme. Perang tak lagi bisa dilanjutkan.

Korban terlalu banyak. Tentara Jerman di bawah komanda Hitler terlalu kuat. Inggris menjadi target berikutnya untuk ditundukkan Jerman.

Namun Chales de Gaulle, yang saat itu jabatannya sebagai menteri, menolak untuk menyerah. Ia pergi ke Inggris. Ia yakinkan PM inggris Churchill agar membantunya melanjutkan perlawanan Perancis.

Churchill bertanya: berapa banyak kekuatan militer di belakangmu. Jawab de Gaulle: Tak ada! “Saya kini hanya sendirian.”

Saat itulah lahir ucapannya yang menyentuh Churchill. “Saya hanya punya kata- kata. Tapi anda paling tahu kekuatan kata!”

Churchill terdiam. Ia masih ragu bertindak. Bagaimanapun kini de Gaulle bukanlah wakil pemerintah resmi Perancis. Ia sudah menjadi pembangkang.

Tahu Churchill ragu, de Gaulle kembali meyakinkan. “Tapi sayalah satu satunya pimpinan yang tersisa di Perancis, yang menolak tunduk pada Hitler.”

Churchill masih diam dan ragu. Kembali de Gaule meyakinkan. “Jika anda tak membantu, Perancis akan bulat dikuasai Hitler. Semua fasilitas militer Perancis akan digunakan Hitler untuk menaklukkan Inggris.”

Churchill pun tersentak. Dengan puitis ia menjawab. “Ternyata, anda bukan orang gila. Anda juga bukan genius. Tapi anda seorang jenderal yang membela tanah air.”

Churchill mengingatkan. “Mulai hari ini Anda harus siap dengan serangan pemerintah Perancis terhadap anda sendiri. Anda akan disikat habis. Keluarga anda akan diteror.”

-000-

Selesai percakapan itu, di kamar de Gaulle terdiam.

Ia baru saja menerima surat dari pemerintah Perancis. Ia dianggap desersi. Penghianat. Ia dipecat dari jabatan. Bahkan kewarga-negaraanya akan dicabut. Ia diminta segera pulang ke Perancis.

Kini musuhnya bertambah. Ia tak hanya menghadapi Jerman. Bahkan yang lebih bahaya, Ia menghadapi pemerintah Perancis sendiri.

De Gaulle teringat keluarganya. Ia hanya mendengar kabar selintas. Istri dan tiga anaknya naik kapal. Entah kemana.

Dua dari tiga kapal Perancis sudah pula ditenggelamkan Jerman. Ia tak pasti. Apakah keluarganya berada di kapal yang tenggelam itu.

Inilah momen yang sangat personal. Ia memandang foto putri bungsunya: Anne. Sejak kecil Anne menderita down syndrom.

Ia terkenang itu masa. Anne masih bocah. Dokter menyatakan, kecerdasan Anne terkebelakang. Hingga dewasa, Anne tak bisa mandiri.

Betapa besar cinta de Gaulle pada Anne. Bahkan di depan publik, kadang de Gaulle menyanyi, menari, memainkan pantomin menghibur sang putri.

Foto kecil Anne dalam bingkai sering dikantonginya. Di saku baju.

Pernah dalam upaya pembunuhan, de Gaulle selamat. Ujar de Gaulle, bingkai foto di saku itu menyelamatkan. Peluru terhalang bingkai foto dari besi.

Kelak kita tahu, ketika de Gaulle wafat tahun 1970, Ia dimakamkan dekat sang putri, Anne. (1)

-000-

Winston Chuchill dan Charles de Gaule membuat sejarah. Keduanya menolak tekanan rekan sejawat untuk berunding, apalagi menyerah pada Hitler.

Banyak sejarahwan menyatakan. Jika dua tokoh itu berkualitas politisi pada umumnya, mereka akan berkompromi dengan Hitler. Nazisme akan menguasi Eropa.

Dan sejarah, dan peradaban, dan kebebasan, dan persamaan, di dunia tak akan seperti sekarang.

Dari Inggris, de Gaule memainkan kekuatan kata itu. BBC membantu menyiarkan pidato de Gaulle di pengasingan.

“Wahai rakyat dan pimpinan Perancis. Saya de Gaulle menolak untuk menyerah kepada Hitler. Jika kalian memiliki spirit yang sama. Cari cara menghubungi saya. Bersama kita lanjutkan perlawanan.”

“Kekuatan militer yang mengalahkan Perancis. Kekuatan militer pula yang akan membebaskan Perancis.”

“Ini tak hanya perang Perancis. Ini perang dunia. Bersama kita menyusun kekuatan militer. Bersama Inggris dan Amerika Serikat kita akan kalahkan Jerman.”

Film berhenti di sana.

-000-

Tapi sejarah terus berlanjut. Kita tahu, Jerman kemudian dikalahkan. De Gaulle menjadi populer di Perancis. Ia tak hanya menjadi Presiden Perancis selama 10 tahun.

Banyak ahli pun menobatkan de Gaule selaku tokoh terbesar Perancis bersama Napoleon.

Ketika melanjutkan perlawanan, de Gaulle juga tak tahu. Bisakah Ia menang? Atau Ia dan keluarganya akan terbunuh.

Tapi Ia setia pada prinsip. Ia menolak tunduk pada ideologi otoriter. Ia menolak tunduk kekejaman.

Ia melawan. Terus melawan, walau sendirian. Namun de Gaulle meyakini. Ia memiliki kekuatan yang lebih hebat dari barisan tentara. Itulah kekuatan kata kata!

Lama saya terdiam selesai menonton film. Ada sejenis kerinduan. Rindu pada pemimpin yang sedemikian inspiratif. Menggugah. Berani. Tegak pada prinsip!**

Febuari 2021

CATATAN

1. Cinta Charles de Gaulle pada anaknya yang mengalami down syndrome:

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Anne_de_Gaulle

Latest

ANTRI TIGA JAM DI BANDARA HOUSTON DAN MACETNYA POLITIK AMERIKA SERIKAT

Oleh Denny JA Pemerintah Federal Amerika Serikat dan Kongresnya sedang...

PHYSICAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE, GEOTHERMAL DAN POTENSI INDONESIA MENJADI PEMAIN DUNIA

Hari Keempat CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

BERLOMBA MENJADI PIONIR ENERGI MASA DEPAN

Hari Ketiga CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

PERANG IRAN-ISRAEL DAN RAPUHNYA PASAR MINYAK GLOBAL

Hari Kedua CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

Newsletter

Don't miss

ANTRI TIGA JAM DI BANDARA HOUSTON DAN MACETNYA POLITIK AMERIKA SERIKAT

Oleh Denny JA Pemerintah Federal Amerika Serikat dan Kongresnya sedang...

PHYSICAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE, GEOTHERMAL DAN POTENSI INDONESIA MENJADI PEMAIN DUNIA

Hari Keempat CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

BERLOMBA MENJADI PIONIR ENERGI MASA DEPAN

Hari Ketiga CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

PERANG IRAN-ISRAEL DAN RAPUHNYA PASAR MINYAK GLOBAL

Hari Kedua CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

REVOLUSI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN KEMBALINYA NUKLIR SEBAGAI PENOPANG ENERGI

Hari Pertama CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

ANTRI TIGA JAM DI BANDARA HOUSTON DAN MACETNYA POLITIK AMERIKA SERIKAT

Oleh Denny JA Pemerintah Federal Amerika Serikat dan Kongresnya sedang bertarung. Tapi saya dan ratusan warga negara lain yang kebetulan sedang berkunjung ikut terkena getahnya. Tiga...

PHYSICAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE, GEOTHERMAL DAN POTENSI INDONESIA MENJADI PEMAIN DUNIA

Hari Keempat CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat, 23–27 Maret 2026 Oleh Denny JA Di kedalaman bumi yang tak pernah tersentuh cahaya, tersimpan panas yang...

BERLOMBA MENJADI PIONIR ENERGI MASA DEPAN

Hari Ketiga CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat, 23–27 Maret 2026 Oleh Denny JA Ada kalanya sebuah revolusi lahir bukan dari laboratorium paling canggih. Bukan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here