Pesan Yang Dibawa Seekor Burung Yang Hinggap di Pundakku

Denny JA

Pesan apa yang dibawa seekor burung dara itu, ketika ia hinggap di pundakku?

Ia berdiam, hanya hitungan menit, lalu terbang lagi. (1)

Tapi ia menyentuh memori sepanjang hidupku.

Pagi itu, aku bediri di atas rumput luas, memandang sungai, di kota Magelang.

Seekor burung dara, begitu saja,

hinggap di pundakku.

Ia datang dari arah candi borobudur.

Di langit awan menghilang.

Berganti rekaman masa mudaku.

Lihat batinku di sana.

Ia terus mendaki satu gunung,

ke puncak gunung lainnya.

Kukejar matahari yang tinggal setapak lagi.

Tapi matahari tak penah kunjung tersentuh.

Terus kukejar dan kukejar lagi itu matahari.

Tapi rasa hampa selalu menganga.

Tapi rasa sepi tetap berjaya.

Selalu.

Burung yang hingga di pundakku, di pagi itu, membawa dunia yang beda.

Ia menyirami segar ruang hampaku.

Ku bertanya:

Wahai burung,

apakah kau dikirim Candi Borobudur kepadaku?

Kini, dua jalan berbeda, terbentang di hadapanku.

Aku harus memilih.

Di ujung sana, kulihat

Bung Karno, Fidel Castro,

Mao Tse Tung, Che- Guvara,

tokoh revolusioner itu menggeret kakiku agar kembali mengejar matahari.

“Ayo, terus mendaki.

Jangan pernah berbalik arah.”

Tapi di ujung sini, kulihat jalan berbeda, menuju Candi Borobudur.

Sidarta Gautama, Jalaluddin Rumi, Yesus Kristus, Khrisnamurti, dan Hazrat Innayat Khan menungguku di sana.

Bukan ketinggian gunung yang dibawa guru suci ini, tapi kedalaman samudra.

Burung dara itu,

sebentar saja hinggap di pundakku.

Tapi ia membawa peta jalan yang berbeda.

Ia bawa cakrawala yang lain.

Aku masih beku di tengah.

Tak tahu, jalan mana yang harus kupilih.***

Magelang, 5 Sept 2024

CATATAN

(1) Foto yang disertakan dalam puisi ini merekam seekor burung yang begitu saja datang dan hinggap di pundakku. Aku merenungkan maknanya.

Latest

ANTRI TIGA JAM DI BANDARA HOUSTON DAN MACETNYA POLITIK AMERIKA SERIKAT

Oleh Denny JA Pemerintah Federal Amerika Serikat dan Kongresnya sedang...

PHYSICAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE, GEOTHERMAL DAN POTENSI INDONESIA MENJADI PEMAIN DUNIA

Hari Keempat CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

BERLOMBA MENJADI PIONIR ENERGI MASA DEPAN

Hari Ketiga CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

PERANG IRAN-ISRAEL DAN RAPUHNYA PASAR MINYAK GLOBAL

Hari Kedua CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

Newsletter

Don't miss

ANTRI TIGA JAM DI BANDARA HOUSTON DAN MACETNYA POLITIK AMERIKA SERIKAT

Oleh Denny JA Pemerintah Federal Amerika Serikat dan Kongresnya sedang...

PHYSICAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE, GEOTHERMAL DAN POTENSI INDONESIA MENJADI PEMAIN DUNIA

Hari Keempat CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

BERLOMBA MENJADI PIONIR ENERGI MASA DEPAN

Hari Ketiga CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

PERANG IRAN-ISRAEL DAN RAPUHNYA PASAR MINYAK GLOBAL

Hari Kedua CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

REVOLUSI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN KEMBALINYA NUKLIR SEBAGAI PENOPANG ENERGI

Hari Pertama CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat,...

ANTRI TIGA JAM DI BANDARA HOUSTON DAN MACETNYA POLITIK AMERIKA SERIKAT

Oleh Denny JA Pemerintah Federal Amerika Serikat dan Kongresnya sedang bertarung. Tapi saya dan ratusan warga negara lain yang kebetulan sedang berkunjung ikut terkena getahnya. Tiga...

PHYSICAL ARTIFICIAL INTELLIGENCE, GEOTHERMAL DAN POTENSI INDONESIA MENJADI PEMAIN DUNIA

Hari Keempat CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat, 23–27 Maret 2026 Oleh Denny JA Di kedalaman bumi yang tak pernah tersentuh cahaya, tersimpan panas yang...

BERLOMBA MENJADI PIONIR ENERGI MASA DEPAN

Hari Ketiga CERAWeek, Pertemuan Energi Dunia, di Amerika Serikat, 23–27 Maret 2026 Oleh Denny JA Ada kalanya sebuah revolusi lahir bukan dari laboratorium paling canggih. Bukan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here